Categories: Headline, Jelajah, Wisata


Ngawi
Ngawi adalah sebuah ibu kota kabupaten diwilyah propinsi Jawa Timur. Terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.

Asal Usul Nama Ngawi
Ngawi berasal dari kata “AWI” yang artinya bambu yang selanjutnya mendapat tambahan huruf sengau “Ng” menjadi “NGAWI” .

Hari Jadi
Hari Jadi Ngawi ditetapkan yaitu pada tanggal 7 Juli 1358 M.

Wilayah
Kabupaten Ngawi terletak di wilayah barat Propinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah. Luas wilayahnya adalah 1.298,58 km2, di mana sekitar 40 persen atau sekitar 506,6 km2 berupa lahan sawah. Secara administrasi wilayah Ngawi terbagi ke dalam 19 kecamatan dan 217 desa, dimana 4 dari 217 desa tersebut adalah kelurahan.

Secara geografis Kabupaten Ngawi terletak pada posisi 7° 21’ – 7° 31’ Lintang Selatan dan 110° 10’ – 111° 40’ Bujur Timur. Topografi wilayah ini adalah berupa dataran tinggi dan tanah datar. Tercatat 4 kecamatan terletak pada dataran tinggi yaitu Sine, Ngrambe, Jogorogo dan Kendal yang terletak di kaki Gunung Lawu.

Batas wilayah Kabupaten Ngawi adalah sebagai berikut:

  • Sebelah Utara      : Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora (Propinsi Jawa Tengah) dan Kabupaten Bojonegoro.
  • Sebelah Timur      : Kabupaten Madiun.
  • Sebelah Selatan    : Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan.
  • Sebelah Barat      :  Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen (Propinsi Jawa Tengah).

Kecamatan
Kabupaten Ngawi terdiri atas 19 kecamatan yang terbagi dalam sejumlah 217 desa dan 4 kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Ngawi.
Kecamatan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Bringin
  • Geneng
  • Gerih
  • Jogorogo
  • Karangjati
  • Karanganyar
  • Kedunggalar
  • Kendal
  • Kwadungan
  • Kasreman
  • Mantingan
  • Ngawi
  • Ngrambe
  • Padas
  • Pangkur
  • Paron
  • Pitu
  • Sine
  • Widodaren

Transportasi
Kabupaten Ngawi dilintasi jalur utama Surabaya-Yogyakarta, jalur utama Cepu, Bojonegoro-Madiun dan menjadi gerbang utama Jawa Timur jalur selatan. Kabupaten ini juga dilintasi jalur kereta api Jakarta-Yogyakarta-Bandung/Jakarta, namun tidak melewati ibukota kabupaten. Stasiun kereta api terdapat di Geneng, Paron, Kedunggalar, dan Walikukun. Disamping itu dari jalur tengah yang menghubungkan Solo ke ngawi ada beberapa jalur jalan klas III yang kemudian saling berkait dari paling barat mantingan-sine ngrambe, Gendingan-walikukun ngrambe jogorogo-keutara paron terus ngawi, sedangkan jogorogo ke timur kendal terus bisa ke Magetan, jalur ini sering dipakai sbg jalur alternatif apabila jalur utama mengalami gangguan misalnya banjir, sehingga kendaraan banyak yg melintasi jalur ini. dari kota Ngawi jalur pintas ke surabaya lewat karangjati terus ke Caruban / Surabaya.

Pendidikan
Secara umum bidang pendidikan masih didominasi oleh sekolah negeri, terutama tingkat dasar. Madrasah maupun SD Negeri tersebar di semua desa melalui program SD Inpres. SMP Negeri masih terpusat di kota-kota kecamatan. Belum di semua kecamatan terdapat SMU Negeri.

Penulis adalah lulusan dari :
- Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Ngemplak Ds. Ketanggung Kec. Sine Kab. Ngawi.
- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Sine Kab. Ngawi angkatan 1991. Yang kala itu memiliki guru favorite adalah guru IPA Bp. Joko.

Pondok Pesantren Gontor Putri 1, 2 terdapat di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan , Kabupaten Ngawi, yakni di dekat perbatasan dengan Jawa Tengah. Ada juga Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 3 yang terletak di Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi yang berjarak sekitar 6 km dari Gontor Putri 1 dan 2.

 

Objek wisata

Gunung Liliran
Terletak di desa Ketanggung Kecamatan Sine, berjarak kurang lebih 47 Km dari Kota Ngawi. Obyek wisata ini bisa termasuk wisata alam dan sipiritual . Pertama latar belakang pegunungan mempunyai daya tarik panorama alam yang menakjubkan . Kedua fenomena sosial yang menjadi satu agenda rutin adalah pada tanggal 1 Muharram ( 1 Suro ) banyak dikunjungi oleh oarang – orang yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Sebagian dari mereka bersemadi di beberapa gua atau berziarah ke Makam Joko Buduk.
Pemandangan dari puncak bukit memang sangat indah berupa pesawahan dan sungai yang meliuk ke arah utara menuju Bengawan Solo.


Pemandian Tawun

TAWUN, terletak di Desa Tawun Kec. Kasreman, arah timur 7 Km dari pusat Kota Ngawi Jawa Timur. Berbagai Legenda terlahir dari tanah ini. Upacara Ritual bersih Desa yang terkenal adalah DUK (KEDUK) Beji, yang setiap tahunnya diadakan mampu menyedot pengunjung lokal maupun dari luar Daerah.


Legenda Sendang Tawun (Duk Beji)) yang sebagian besar penduduknya adalah Petani dengan jumlah 10 Dusun, antara lain Dsn Tawun 1 sampai 4, kemudian Mencon, Beton, Bugel, Konten, Pucang dan terakhir Dusun “Dari”.

Kisah berawal pada abad 15. Konon Ki Ageng Tawun (biasa juga di sebut Ki Ageng Mentaun) menemukan Sendang ( Mata Air) yang kemudian diberi nama Sendang Tawun dan Ki Ageng Tawun kemudian menetap disana dan dikaruniai 2 orang anak yaitu Raden Lodrojoyo dan Raden Hascaryo.

Sementara kedua putranya mempunyai kegemaran yang berbeda. Raden Lodrojoyo lebih suka bertani. Sedang Raden Hascaryo lebih condong belajar ilmu Kanuragan (Ilmu Olah Perang) dan berguru pada Raden Sinorowito, putra Kesultanan Pajang, yang kala itu kebetulan sedang berkelana bersama Ki Ageng Tawun dan menetap bersama keluarganya.

Berkat keuletan Olah Keprajuritan, Sultan Pajang berkenan menjadikan Raden Hascaryo sebagai senopati Perang (Panglima). Bagaimanapun, Ki Ageng Tawun akhirnya Gamang hatinya, dan memberikan Pusaka andalannya yang berupa Selendang yang diberi nama Kyai CINDE sebagai bekal dalam pergumulan perang antara Pajang dan Kerajaan Blambangan.

Kembali pada kesederhanaan hidup Raden Lodrojoyo, yang selalu dekat dengan rakyat kecil. Keinginan kuatnya hanya satu, yakni bagaimana caranya agar Mata Air (Sendang) TAWUN yang tak pernah surut airnya meski kemarau panjang ini bisa mengalir di areal persawahan. Karena hanya dengan cara itu, maka kebutuhan air di musim kemarau bisa tercukupi.

Suatu hari yang jatuh pada hari Jum’at Legi pukul 7 malam, dengan memohon ijin Ramandanya, Raden Lodrojoyo, bertekat bulat melakukan Semedi, dengan menjalani TAPA KUNGKUM (Berdo’a sambil merendamkan diri di air), memohon petunjuk pada Tuhan yang Maha Esa agar diberi kemudahan untuk membantu warganya yang kebanyakan kaum petani.

Dan tengah malam, warga dikagetkan dengan suara ledakan yang menggelegar. Berbondong-bondonglah penduduk berhamburan keluar menuju tempat ledakan berasal. Dan terbelalaklah pandangan mereka, begitu mengetahui Sendang TAWUN telah pindah tempat kesebelah utara dengan posisi lebih tinggi dari Areal persawahan Warga sehingga Air mengalir deras menuju persawahan warga.

Namun, keberadaan Raden Lodrojoyo tidak ditemukan. Pencarian dilakukan warga hingga menginjak Hari Selasa Kliwon dan meski sumber mata air dikuras sampai habis, jasadnya tak pernah ditemukan. Dan Untuk mengenang kejadian tersebut, hingga kini di Taman Wisata Tawun selalu diadakan Ritual Adat Bersih Sendang (DUK BEJI) yang selalu tepat mengambil hari Selasa Kliwon dalam setahun sekali.

Air Terjun Srambang
Air Terjun Srambang merupakan salah satu obyek wisata di Kabupaten Ngawi yang berlokasi di kaki gunung Lawu, tepatnya berada di Kecamatan Jogorogo sekitar 5 KM ke arah selatan dari pasar Jogorogo. Ketinggian air terjun mencapai kurang lebih 25 meter. Lokasi air terjun berdekatan dengan pondok pesantren Condro Mowo. Jika anda membawa kendaraan sepeda motor anda bisa langsung menuju kesana.

Kebun Teh Jamus

http://magetan-indah.blogspot.com

Salah satu obyek wisata Kabupaten Ngawi adalah Kebun Teh Jamus.Kebun teh ini di kelola oleh PT Candi Loka menawarkan eksotika tersendiri bagi para wisatawan. Bernuansa tropis, hijau, sunyi, damai indah dan sejuk merupakan gambaran dari suasana perkebunan teh Jamus yang terletak di lereng Gunung Lawu sebelah utara, atau tepatnya di Desa Girikerto Kecamatan Sine 40 Km kearah Barat daya kota Ngawi.

http://magetan-indah.blogspot.com

PT Candi Loka adalah yang memproduksi teh dan air mineral Jamus. Disamping pabrik teh terdapat pula sumber Lanang, goa Jepang, bumi perkemahan, Kolam renang anak dan Borobudur Hill.

http://magetan-indah.blogspot.com
 

Borobudur Hill yaitu bukit setinggi 35,4 meter yang terlihat seperti lahan teh biasa, namun jika dipandang dari kejauhan nampak sebuah bukit mirip berbentuk candi borobudur.Selain itu ada air terjun Grojogan Songo Tuk Pakel,Ada pula makam tua pendiri Kebun Teh Jamus yaitu Van Der Rappart (1826-1910) asal Belanda. Kawasan wisata di sini sengaja tidak membangun hotel karena warga dan pengelola mempunyai konsep wisata alam yang asri. Itulah keunggulannya dibanding tempat wisata lainnya,” kata Dirut PT Candi Loka Jamus, Ir Purwanto. Meski tidak tersedia hotel, menurut Purwanto wisatawan masih bisa menginap dengan menyewa rumah penduduk di sekitar kebun. Ketinggian kebun teh ini sekitar 800 meter di atas permukaan laut.Bekunjung ke kebun teh Jamus, memang tidak begitu sulit.

http://magetan-indah.blogspot.com

Lokasi ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam, pengunjung akan tiba dikawasan lereng gunung di Kecamatan Ngrambe. Ketika cuaca cerah, puncak Gunung Lawu terasa kelihatan di depan mata. Namun, pada musim penghujan, jangan berharap bisa melihat pemandangan seperti itu karena selalu diliputi kabut tebal. Setelah tiba di Ngrambe, lanjutkan perjalanan ke Desa Giri Kerto, sebuah desa wilayah Kecamatan Sine yang berbatasan dengan Kecamatan Ngrambe.

http://magetan-indah.blogspot.com

Perjalanan dari kota Ngrambe ke kebun teh Jamus ditempuh kira-kira tujuh kilometer. Dari kota kecil itu, hanya sesekali ada angkutan perdesaan. Namun pengunjung bisa menggunakan ojek dengan tarif Rp10 ribu. Ketika pengunjung sampai di desa Giri Kerto perlu berhati-hati karena kondisi jalan mulai terjal dan berkelok-kelok. Namun, di balik tantangan itu, pengunjung akan mendapat pemandangan yang masih alami dan indah.

Waduk Pondok
Waduk Pondok merupakan pilihan yang tepat bagi para pemancing. berada di Desa Dero Kecamatan Bringin. Obyek wisata ini menawarkan keindahan panorama air dan perbukitan. Selain itu setiap tahunnya oleh masyarakat setempat diadakan upacara tradisional yang disebut keduk Beji. Kegiatan lain yang secara rutin diadakan oleh Dinas Pariwisata dalam rangka memperkenalkan keindahan obyek wisata ini adalah lomba mancing.

Fasilitas penunjang yang ada :
- Wisata Air Lengkap dengan perahu motornya
- Arena Pemancingan
- Balai Wisata
- Gardu Pandang
- Warung makan dan minum
- Arena Motor Cross

Sumber Air Panas Ketanggung
Sumber air panas Ketanggung terletak didesa Ketanggung Kecamatan Sine kurang lebih 8 Km kearah barat dan berbatasan dengan Kabupaten sragen Propinsi Jawa Tengah.Sumber air panas ketanggung ini muncul ditengah aliran sungai sehingga menambah keunikan tersendiri bagi yang melihatnya.Sumber air panas ini menurut cerita masyarakat sekitar ,bermanfaat  sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit kulit.

Air Terjun Jumok
Air Terjun Jumok Terletak didesa Hargomulyo Kecamatan Ngrambe  dari arah selatan dari kecamatan Ngrambe.air terjun Jumok masih alami dengan tanaman kiri kanan Pohon bamboo sehingga membuat suasana tenang ,nyaman dan asri.untuk mencapai air terjun Jumok tersebut prasarana Jalan masih batu Rabat untuk sampai kearah air terjun kurang lebih  1 Km dengan berjalan kaki.
Air Terjun Suwono
Air Terjun Suwono Terletak di desa Hargomulyo kecamatan Ngrambe, Air Terjun Suwono dengan ketinggian 20s/d30 m.dan air terjun ini bercabang menjadi dua , suasananya yang alami membuat kita merasa damai,sejuk dan asri terletak ditengah hutan pinus dan dari sana kita dapat memandang perkebunan teh jamus.untuk mencapai air terjun suwono prasarana jalan telah dirabat, dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih 1,5 km.

Waduk Sangiran
Waduk Sangiran terletak di desa Sumber Bening Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi lokasinya merupakan perbukitan sehingga kita dapat melihat pemandangan yang indah, selain waduk yang luas dengan potensi ikan yang melimpah seperti tombro, bandeng, gabus, nila, patin. Disini terdapat fasilitas seperti : Gasebo, Rumah Makan, Karamba, Perahu Pemancingan dan Lokasi ini juga cocok untuk tempat out bond.

Museum Trinil
Museum tempat penyimpanan fosil  manusia kera berjalan tegak atau yang dikenal dengan Phitecantropus Erectus yang ditemukan oleh Dubois pada tahun 1981 sampai dengan tahun 1892. Selain itu disitus ini juga ditemukan fosil banteng dan gajah purba yang sangat berguna bagi penelitian dan pendidikan khususnya dibidang sejarah kepurbakalaan.
http://www.ngawikab.go.id/home/wp-content/uploads/DSC00772.jpg

Museum Trinil terletak di Desa Kawu Kecamatan Kedunggalar + 13 km kearah kota Ngawi dan dapat dicapai dengan segala jenis kendaraan bermotor.

Fasilitas yang ada adalah :
- Museum dan Pendopo peristirahatan
- Tempat cenderamata (souvenir)
- Diorama fosil purbakala lengkap dengan identitas dan dekskripsinya
- Mushola dan arena bermain anak
- Bumi perkemahan
- Toilet dan kamar mandi.

Monumen Soerjo
Disamping untuk mengenang gugurnya Gubernur Jawa Timur pertama yang menjadi  korban keganasan PKI 1948, monumen Soerjo juga merupakan obyek wisata alam yang cukup menarik  dengan pemandangan hutan jatinya.
http://www.ngawikab.go.id/home/wp-content/uploads/MONUMEN-SOERJO.jpg

Sedangkan fasilitas yang tersedia adalah :
- Hutan wisata patung Gubernur Soerjo dan tempat bermain anak.
- Ruang informasi dan tempat penjualan cenderamata.
- Arboretum dan pasar burung
- Sentra industri kerajinan sangkar burung
- Warung makan dan minum
- Tempat peristirahatan sementara yang sejuk.

Pesanggrahan Srigati

Lokasi Pesanggrahan Srigati yang terletak 12 km arah barat dayakotaNgawi, tepatnya di Desa Babadan Kecamatan Paron, dapat ditempuh dengan berbagai macam kendaraan bermotor.

Pesanggrahan Srigati merupakan obyek wisata spiritual yang menurut penduduk setempat adalah pusat keraton lelembut/makhluk halus. Dilokasi ini terdapat petilasan Raja Brawijaya.

Pada hari-hari tertentu seperti Jum’at Pon dan Jum’at Legi  pada bulan Syuro, Pesanggrahan Srigati banyak dikunjungi oleh para pesiarah untuk menyaksikan diselenggarakannya upacara ritual tahunan “Ganti Langse” sekaligus melaksanakan tirakatan/semedi untuk ngalap berkah.

Rumah dr. Krt Radjiman Widiadiningrat


Rumah Peninggalan dr. KRT Radjiman Wediadinngrat ini merupakanm rumah peninggalan tokoh pendiri dan pemrakarsa Badan Pergerakan Usaha Persiapan KemerdekaanIndonesia.

Dirumah ini terdapat patung  KRT Radjiman Wediadinngrat dan perabot, alat-alat rumah tangga serta benda-benda pusaka milik KRT Radjiman Wediadinngrat yang masih terawat dengan baik hingga kini.

Rumah Batu

Bangunan dengan luas ± 400 m2  yang terletak di lereng gunung Lawu ini dibangun dengan menggunakan material 100% dari Batu. Batu-batu ini disusun tanpa menggunakan bahan lain selain batu alam. Dibangun pada  Tahun 1977 dengan menggunakan peralatan yang sederhana batu-batu alam tersebut dipotong  dan kemudian disusun  hingga terbentuklah rumah batu ini. Didukung dengan suasana alam yang masih asri, rumah batu Hargomulyo ini layak jadi pilihan wisata rekreasi untuk mengagumi arsitektur cantik  ini

Benteng Pendem / Van Den Bosch

Bangunan kuno itu berada di areal pertemuan aliran Bengawan Solo dengan Sungai Madiun.Tepatnya,di Kelurahan Pelem,Kecamatan Ngawi.Heritage yang berdiri di lahan 18 hektar itu menyuguhkan kemegahan cagar budaya dengan mengadopsi arsitektur Belanda.Tembok dan tiang penyangga masih berdiri kokoh.Begitu juga bangunan yang berada di sekeliling benteng belum luntur dimakan jaman.Masih tampak jelas legenda peninggalan pemerintahan Hindia Belanda yang dibangun pada tahun 1839 hingga 1845 oleh Gubernur Jenderal Defensieljn Van Den Bosch. Dipilihnya lokasi itu sebagai pembangunan zona pertahanan memanfaatkan keberadaan aliran Bengawan Solo dan Sungai Madiun.Sebab tak hanya memudahkan sebagai sarana tranportasi,aliran bengawan dan sungai bisa berfungsi memperlamban dan melumpuhkan pihak lawan bila melakukan penyerangan.Begitu juga menara pengintai yang kebanyakan menghadap ke arah bengawan dan sungai. Sejak tahun 1962,Benteng Van Den Bosch dijadikan markas Yon Armed 12 yang sebelumnya berkedudukan di Kecamatan Rampal,Kabupaten Malang.Kegiatan latihan militer dan kesatuan juga dipusatkan di areal benteng. Meski awalnya yang menempati hanya 365 prajurit dengan komandan batalyon pertama Kapten Art Sumanto. Karena kondisi bangunan tidak mendukung untuk perkembangan dan kemajuan kesatuan,10 tahun kemudian Yon Armed 12 menempati lokasi anyar di Jalan Siliwangi.Namun,sebagian areal benteng masih digunakan untuk gudang persenjataan.Itulah yang mendasari kenapa selama puluhan tahun Benteng Pendhem tertutup bagi umum. ”Baru tahun ini,gudang persenjataan baru bisa dipindahkan ke kesatuan di Jalan Siliwangi.Sampai sekarang masih kami lakukan perawatan secara rutin. Begitu juga bangunan lain yang masih ada kaitannya dengan Benteng Pendhem,”terang Mayor Arm Sugeng Riyadi Komandan Yon Armed 12 Ngawi,kepada koran ini. Karena dianggap sebagai cagar budaya yang patut dilestarikan,Benteng Pendhem bakal beralih fungsi. Yakni dijadikan potensi wisata sejarah.

Sumber :
http://id.wikipedia.org
http://www.ngawikab.go.id
http://www.sinarngawi.com
http://www.magetanindah.com
http://kotangawi.com

Camera.co.id Toko kamera murah di Indonesia

4 Responses to “Ngawi, Kota Ramah Yang Penuh Pesona”
Read them below or add one

  1. saya belum pernah ke ngawi tuh

  2. wsc biolo says:

    kurang terexpose ke media tuh

  3. Gale K. Rios says:

    Salah satu pesona wisata perkebunan teh Jamus yang dikelola PT Candi Loka menawarkan eksotika tersendiri bagi pelancong. Apalagi wisata ke kebun teh Jamus yang notabene berada di kaki pegunungan Lawu memberikan kesejukan yang alami. Perkebunan teh yang didirikan pada era kolonial Belanda berlokasi di Desa Girikerto Kecamatan Sine kurang lebih 40 km dari Ngawi.Lokasinya yang terletak pada ketinggian cukup memberikan nuansa serta sensasi yang cukup luar biasa, maklum saja kita bisa memandang hamparan alam disekelilingnya. Di tempat ini juga terdapat sumber air yang dinamakan Sumber Lanang menurut warga sekitar dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat awet muda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

*

Top